Ayah, jika aku memanggilmu pulang kau akan terkejut
Pada satu waktu yang kita sebut masa kini
Ayah, jika aku menjemputmu pada dermaga sungai rindu
Kau akan mengerti bahwa waktu bisa mengubah cerita
Ayah, jika engkau mengingat masa itu, lupakan!
Tak ada La’ang yang bisa kita buat menjadi Gula
Sebab mereka hilang!, dimakan waktu
Tak ada lagi Hanau yang berbuah Timbatu
Karna mereka sudah habis! Termamah besi-besi gila
itu
Oh ayah…
Cepatlah pulang
Kembalikan pohon itu untukku menabung
Dimasa yang akan datang!
Banjarbaru, 16 April 2015
(Antologi Tadarus Puisi Banjarbaru 2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar