kau boleh jauh dariku tapi tetaplah dekat dengan Allah..
kau boleh tak mengingatku tapi teruslah mengingat-NYA...
mungkin aku hanya berada dalam setiap katamu, tapi aku tak berada di sana "dalam doamu"
aku lelah harus berbica pada sunyi dan hening...
yang dijawab oleh air mata..
maafkan aku karna mengungkit-ungkit masa yang sudah berlalu..
berkali-kali aku menghempaskan emosi, bahkan hingga aku tak mengenali hati dan harga diri...
lantas...
masihkan aku berjalan di ambang waktu yang tak lagi sama...??
memanahkan sisa puing-puing doa yang takkan pernah habis untukmu..
lalu...
kita saling berpisah, dalam sekantung doa yang terlampau banyak di dengar Allah..
aku biarkan kau pergi, dengan siapapun yang kau mau. tapi aku mohon pulanglah sewaktu adzan berkumandang..
pulanglah sebelum kau terlalu di rindukan ayahmu, ibumu, adikmu..
dan datanglah saat mereka mencarimu...
ingatlah; mereka satu-satunya alasan kau menjadi kuat.
dan aku...????
hanya sebaris kata yang terucap hingga menjadi rindu yang terlampau jauh untuk pergi, menjadi senja yang perlahan hilang dimakan sunyi malam...
meski bintang menyapa...
aku akan tetap terpana..
menunggu jingga pagi merona....
menabur pesona jiwa..
yang hilang dengan seketika...
8,ags'14
Tidak ada komentar:
Posting Komentar